“ANJRITTT!! Kenapa lu Jen???” Panggil Zifa yang sedang asyik
menonton tv. Sedangkan diriku yang tidak bisa berfikir apa-apa dan kemungkinan
sangat bahagia karena mendapat sms dari Matthew hanya bisa senyum-senyum
sendiri seperti orang bodoh. Zifa yang asyik menonton akhirnya pergi mengetuk
pintu kamar mandi “Jen, lu gak papa kan?” Tanya nya penasaran. Setelah aku
membersihkan urusan ku yang kalian tahu sendiri dan tidak mungkin bagiku untuk
memperjelasnya lagi, “gak papa, gue mau kasih hot news ini tapi jangan ngakak
yah please!” jelasku yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan raut wajah
sangat bahagia dan sedikit memerah seperti udang rebus. “kenapa? Kenapa??”
tanya Zifa yang kembali duduk didepan sofa dan mengganti channel Sinetron kesukaannya yaitu Tukang Bubur yang
dibawah Umur. “hmmmm, gimana gue mau jelasinnya yaah. Itu loh si Mattheew tau
kan anak Jejepangan itu sms gue jir.”
Ucap ku yang sedang menyenderkan tubuhku di sofa ruang tengah Zifa. “Oh, yang sipit matanya itu?” cetus Zifa yang
rautnya tiba-tiba berubah sinis dan mengerutkan keningnya. “Iyaah, kenapa Fa? Ada
yang salah?” tanya ku yang sedang bingung harus membalas sms Matthew. “Pikirin
Baik-baik dulu nanti baper nyesel lagi.” Ucap Zifa dengan nada serius. “Iyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa,
bales apa nih? Bingung gue anjir!” Ucap ku yang sedang menggaruk-garuk kepala. “Just
Be Yourself, Bitc*! Hahahahhaha” kata Zifa yang memeletkan lidahnya kepadaku
dan kembali menonton Sinetron kesukaannya.
Diriku yang bingung sampai merasa otaku berhenti bekerja
karena harus membalas sms dari Matthew akhirnya memutuskan untuk membalas
seperti ini :
TO : Mathhew
FROM : ME
Tadi habis bab nerima sms ini dan
sekarang lagi tiduran aja di sofa.
Hbu?
Sejujurnya itu adalah balasan yang paling gila yang pernah
aku tulis didunia ini, aku sendiri pun tidak pernah membayangkan bahwa aku akan
membalas sms seseorang seperti. Apakah kalian pernah mengalaminya? Setelah 5
menit lalu 10 menit lalu 20 menit dan 1 jam kemudian dia baru membalas dan
sejujurnya aku baru seperti mendapatkan sambaran petir. “Anjirrrrrrrrrttt demi
apa dibales FA!!!!!” teriakku sambil menggoyangkan bahu Zifa yang masih asyik
menonton Sinetron Kesukaannya yang menurutku entah sampai berapa puluh ribu
episodenya. “OMG. Please deh gausah lebay kaya baru dapet sms dari cowok
pertama aja. Gue lagi asyik nih nanti aja ganggunya.” Jelas Zifa yang sedang
asyik menonton sinetron kesukaanya yang menurutku pesikopat.
Aku yang bingung dan takut Mathhew Ilfeel dengan sms ku tidak
berani membuka sms dari cowok pertama membuatku seperti orang yang kelihatan
seperti kehilangan akal sehat. “Yaudahlah mau gimanapun harus dibuka kan? Kan gue
yang buat masalah.” Ujarku yang sebenarnya menyakinkan diriku yang sangat amat
tegang dan dig dug isi pesan pun terbuka :
FROM : Mathhew
TO
: ME
Serius lagi bab? Sama gue juga lagi bab
sms lu. Kok bisa sama?
Haha apaan tuh hbu? Sorry baru sms ya,.
Aku yang terkejut mendapatkan balasan seperti itu hanya bisa
diam, kaget, malu, dan termesem-mesem sendiri. Aku fikir laki-laki ini sangat
lucu karena dia membalas sms ku dengan sangat polosnya. Sejujurnya aku pernah
mempunyai pacar dan pacar pertama ku yang menurutku sangat Freak karena dia membalas sms ku dengan kalimat seperti Ya, Gk, Hm
menurutku berpacaran dengan pacar pertama ku yang bernama Ace adalah kesalahan
besar yang kubuat. Aku yang sebenarnya ingin langsung membalas sms dari Mathhew
ingin membuat dia mencariku dengan membalas smsnya agak telat dan Finally seperti yang ku harapkan dia
mengirim pesan lagi.
FROM : Mathhew
TO
: ME
Hello??
Seperti dugaanku, dia tertarik padaku. Aku selalu mengetest
laki-laki yang aku suka jika dia benar-benar menyukai ku dia akan mengirimi aku
sms meskipun aku tidak membalasnya dan aku hanya perlu lampu hijau untuk
melanjutkan hubungan ini karena menurutku jika dia tidak memberikan lampu hijau
aku akan menghiraukannya karena takut aku jatuh terlalu dalam dan menyesalinya
pada akhirnya. Aku yang mulai benar-benar tertarik padanya lalu membalas
seperti apa yang dikatan oleh Zifa aku harus menjadi diriku sendiri jika aku
menyukai seseorang, lalu aku memberanikan membalas smsnya.
TO : Mathhew
FROM : ME
Sorry. Saya tadi lagi keasikan ngobrol
sama teman, karena sedang ada dirumahnya.
HBU = How About You?
Got it? J Mana saya tahu
bisa sama :p
Lalu tidak
lama kemudian aku pamit pulang pada Zifa yang masih Stay menonton sinetron kesukaanya yang menurutku episodenya mungkin
berakhir dengan jutaan dan miliyaran episode. Aku yang sedang asyik mengendari
motor sesampainya dirumah aku menaruh Handphoneku lalu membersihkan diri dan
membersihkan rumah, setelah itu ketika aku mengecheck Handphone ku. “Gila!! Siapa
ini yang Misscall !” pekikku yang kaget melihat 10 Misscalled dan ketika aku
check yaitu dari Matthew. Aku yang bingung karena dia menelfonku terus-menerus
lalu menelfon dia kembali.
“Halo, Ada
Apa ya menelfon saya?” tanyaku yang sebenarnya dag dig dur der dan kikuk
“Halo juga
Jenny, jangan formal gitu dong bahasanya. Santai aja.” Jawabnya santai dan
disertai dengan suaranya yang agak berat dan sedikit cempreng menurutku.
“Hmm, iya
diusahakan hahahha, kenapa telfon Kak?” ucapku yang sebenarnya sangat malu dan
mukaku sangat panas karena saking bahagianya.
“Lu orangnya
lucu ya Jenny. Hahaha, ga liat sms dari gue ya?” tanya nya yang terus menerus
tertawa dan sedikit merajuk.
“Hah? Maaf
tadi lagi beberes rumah jadi gak sempet balas. Emang sms apa? Tanyaku ramah dan
sambil berbaring dikasurku lalu memeluk boneka hello kitty ku yang besar.
“Mau tau gue
sms apa? Janji dulu yah nyanyi buat gue.” Pintanya dengan nada sangat manja dan
sangat terdengar halus.
Mau tau kelanjutan ceritanya?
stay tune on 07 Sept 2017
FIN PART 3
then see you in next post my lovely readers
XOXO, MIMY
dont forget to like, coment, and share.
Please dont be A Silent Reader.
Komentar
Posting Komentar